Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘1’ Category

Sebuah reaksi kimia dikatakan persamaan Redoks ( Reduksi-oksidasi ) jika dalam persamaan tersebut terjadi reaksi reduksi dan oksidasi sekaligus, dalam artian terjadi penurunan bilangan oksidasi dan kenaikan bilangan oksidasi dari unsur-unsur yang terlibat dalam reaksi. Jika dalam sebuah persamaan reaksi sama sekali tidak terjadi kenaikan dan penurunan biloks unsur-unsur yang terlibat maka reaksi tersebut adalah reaksi Non Redoks.

Contoh :

NaOH   +    HCl –>  NaCl   +   H­2O

+1   -2  +1         +1  -1            +1   -1            +1   -2

Perhatikan persamaan diatas baik Natrium, Oksigen, Hidrogen dan khlorin sama sekali tidak mengalami perubahan biloks baik disisi reaktan maupun produk maka reaksi diatas dikatakan non redoks.

Sekarang perhatikan persamaan berikut :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Persamaan diatas adalah persamaan redoks sebab terdapat unsur yang mengalami kenaikan dan penurunan biloks. Pada persamaan redoks tersebut unsur Khrom ( Cr ) mengalami penurunan biloks dari +3 menjadi 0, dan Alumunium ( Al ) mengalami kenaikan biloks dari 0 menjadi +3.

   Cr2O3   disebut pengoksidasi ( Oksidator ) karena menyebabkan Al mengalami Oksidasi, sebaliknya Al disebut pereduksi ( Reduktor ) karena menyebabkan  Cr2O3   mengalami reduksi. Dengan demikian Cr adalah hasil reduksi, dan Al2O3 adalah hasil oksidasi

Untuk lebih jelas saksikan contoh lain dalam tutorial berikut.

 

Iklan

Read Full Post »

Older Posts »